SUBANG – Kajian Deeptherapy Bersama Teh Ica Disambut Hangat oleh Ratusan Peserta, kajian dengan pendekatan healing dan sentuhan psikologis kini semakin diminati oleh kalangan muslimah. Hal ini terlihat dalam kegiatan Deeptherapy bertema “Ya Allah, Kenapa Harus Aku Terus?” yang digelar Komunitas Ada Jalan Pulang di Masjid Agung Al-Musabaqah, Subang, Sabtu (12/7/2025).
Dipandu oleh Garlicha Maulidya, seorang depth therapist yang akrab disapa Teh Ica, kajian ini menggabungkan pendekatan spiritual dan terapi emosional. Teh Ica dikenal dengan metode penyembuhan yang menyentuh akar luka batin dan membantu peserta menyadari emosi terdalam yang seringkali dipendam dalam diam.
Baca Juga : Komunitas Ada Jalan Pulang Gelar Kajian Deeptherapy Yang Menggetarkan Emosi Peserta
Tingginya minat peserta membuat kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi, pagi dan sore hari. Kegiatan ini secara khusus diikuti oleh perempuan, yang datang dari berbagai latar belakang dan usia. Banyak dari mereka yang larut dalam suasana, menangis saat diajak merefleksikan pertanyaan sederhana namun mendalam seperti “Apa kabar?”
Teh Ica mengingatkan bahwa menangis dan bersedih adalah bagian alami dari proses menuju keikhlasan dan rasa syukur.
“Boleh kita nangis, bolehh, agar proses ikhlas dan syukur kita bisa sampai ke sana. Jangan larang, cukup peluk dan pahami perasaan mereka,” ujarnya menyentuh hati para peserta.
Baca Juga : Seluruh Desa di Kalijati Wajib Kelola Sampah Berbasis Masyarakat, DLH Subang Sosialisasikan Instruksi Bupati
Lebih jauh, Teh Ica mengajak para peserta untuk jujur pada diri sendiri dan berani mengakui kelemahan di hadapan Allah. Ia menegaskan bahwa kepura-puraan hanya akan memperpanjang luka yang seharusnya bisa disembuhkan dengan kejujuran dan penerimaan.
“Jangan jadi orang sombong sok kuat, sok. Curhat ke Allah. Kita teh lemah, rapuh. Sok bilang ke Allah, sok ngaku ke Allah. Kita bukan nggak berproses, kita teh sedang berproses. Memaafkan itu harus berproses, nggak bisa sekarang disakitin langsung dimaafkan.” terangnya.
Baca Juga : Dampak Larangan Study Tour, D’Castello Subang Alihkan Fokus ke Segmen Korporat
Komunitas Ada Jalan Pulang melihat tingginya kebutuhan ruang aman bagi perempuan untuk bertumbuh dan berbagi. Melalui pendekatan yang memadukan nilai keislaman dengan kesadaran emosional, kajian seperti ini menjadi alternatif baru yang menjawab kebutuhan spiritual sekaligus psikologis perempuan masa kini. (HM)