Berita

Gebyar Kebersihan Warnai Pembukaan HUT ke-38 Kecamatan Compreng

61
×

Gebyar Kebersihan Warnai Pembukaan HUT ke-38 Kecamatan Compreng

Share this article
60 Potret kebersamaan pelajar dan warga dalam aksi Gebyar Kebersihan HUT ke 38 Kecamatan Compreng
Potret kebersamaan pelajar dan warga dalam aksi Gebyar Kebersihan HUT ke-38 Kecamatan Compreng pada Jumat, (18/7/2025).

SUBANG – Rangkaian kegiatan HUT ke-38 Kecamatan Compreng dibuka dengan semangat gotong royong melalui Gebyar Kebersihan Lingkungan, Jumat pagi (18/7/2025).

Aksi sosial ini menyasar sepanjang 10 kilometer jalan protokol dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga : Polres Subang Perketat Pengawasan Senjata Api Dinas, Tegaskan Sanksi untuk Pelanggaran

Warga dari berbagai desa, pelajar mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, PGRI, KORWIL, jajaran Kepala UPTD, unsur TNI dan Polri, PKK, Dharma Wanita, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Compreng turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Camat Compreng, Cecep Rahmat.

Dalam amanatnya, Camat Cecep menegaskan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat. Ia bahkan berencana menggelar lomba kebersihan antar desa sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini.

Baca Juga : STIQ As-Syifa Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di Pesantren Baitul Qur’an Subang, Perkuat Kompetensi Guru di Era Digital

“Kami akan menegakkan perda K3 sesuai aturan yang berlaku. Semangat kebersihan lingkungan harus terus dilakukan secara rutin. Nanti akan saya lombakan wilayah desa terbersih sampai terkotor,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang melalui perwakilannya, Cece Rahman, turut mengapresiasi inisiatif Gebyar Kebersihan ini. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan Instruksi Bupati Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dan Surat Edaran Bupati tentang Gerakan Jumat Bersih.

Baca Juga : Gebyar Muharram 1447 H, Assyifa Peduli Salurkan Santunan untuk 77 Yatim Tambakmekar

“Ini bukti bahwa Camat Compreng dan para kepala desa menjalankan instruksi Bupati dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” ujar Cece.

Kegiatan ini menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan. (HM)

Sumber : lampusatu.com