SUBANG – Akhir pekan di Stadion Persikas Subang, Minggu (20/7/2025), menjadi saksi kemeriahan dan semangat juang para pemain muda dalam laga final Turnamen Sepak Bola Piala Soeratin Elita Budiarti Cup. Gelaran yang diorganisasi oleh Askab PSSI Kabupaten Subang ini resmi ditutup dengan kemenangan membanggakan dari dua tim terbaik di masing-masing kategori usia.
Di final kategori U-13, tim Bina Karya tampil gemilang dan sukses menumbangkan Putra Mandiri untuk merebut gelar juara. Sementara di laga puncak U-15, Putra Banjaran berhasil memetik kemenangan atas Karya Bersama (Kaber FC), sekaligus memastikan langkah mereka sebagai wakil Kabupaten Subang di ajang Piala Soeratin tingkat Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga : Polres Subang Bongkar Peredaran Ganja di Kasomalang, 316,8 Gram Barang Bukti Diamankan
Tak hanya satu, tiga tim terbaik dari kategori U-13 juga akan diberangkatkan mewakili Subang di tingkat provinsi, membuka peluang lebih besar bagi bibit-bibit pesepakbola muda untuk unjuk kemampuan di level yang lebih tinggi.
Penutupan turnamen turut dihadiri oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, yang akrab disapa Kang Akur. Ia menyampaikan apresiasi tulus kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan turnamen—dari pemain, pelatih, panitia, hingga para orang tua.
“Alhamdulillah final berjalan lancar. Atas nama Pemerintah Kabupaten Subang, saya ucapkan terima kasih kepada Askab PSSI Subang, panitia pelaksana, sponsor, dan semua pihak yang telah menyukseskan turnamen ini,” ucap Kang Akur.
Baca Juga : Bedah Buku ” Islam Kaffah untuk Jawa Barat Berkah ” : Seruan Sinergi Syariah dan Pembangunan Daerah
Lebih lanjut, Kang Akur menekankan pentingnya pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan karakter dan sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, dukungan terhadap sepak bola usia dini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan olahraga Subang.
“Tugas kita bersama—pemerintah, asosiasi, sekolah, dan keluarga—adalah memastikan bakat-bakat anak Subang tidak berhenti di lapangan, tapi terus berkembang hingga menjadi prestasi di level yang lebih tinggi,” lanjutnya.
Ia juga optimistis bahwa Subang memiliki segudang potensi di bidang sepak bola, dan turnamen seperti ini harus dijadikan panggung awal untuk menemukan dan mengasah talenta lokal.
Baca Juga : KPK di Subang : Ingatkan Pejabat Jangan Ulangi Luka Lama Korupsi
“Saya yakin Subang tidak kekurangan talenta sepak bola. Tapi untuk menjadi pemain hebat, dibutuhkan kerja keras, latihan yang konsisten, dan semangat pantang menyerah,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, sangat mendorong agar turnamen serupa digelar secara berkala dan melibatkan lebih banyak klub lokal. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga penting untuk membentuk karakter disiplin, tangguh, dan sportif sejak usia dini.
“Kepada para pemenang, selamat atas prestasinya. Junjung tinggi sportivitas dan bawa nama baik tim serta keluarga. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran dan motivasi untuk terus berproses,” pungkasnya.
Baca Juga : dr. Encep Sugiana Dorong Sekolah Jadikan Budaya Sunda Sebagai Pondasi Karakter Generasi Muda
Acara penutupan turut dihadiri oleh Kepala Disparpora Kabupaten Subang Nenden Setiawati, Kepala BP4D Iwan Sahrul, Ketua Askab PSSI Subang Hendra Purnawan beserta jajaran, Ketua Panitia Pelaksana, para pelatih dan ofisial, serta para orang tua yang hadir memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka.
Turnamen ini tidak hanya menciptakan pemenang, tetapi juga menanamkan semangat berkompetisi, fair play, dan kecintaan terhadap olahraga khususnya sepak bola bagi generasi muda Subang.
Sumber : Tintahijau.com