BeritaSubang

Bisnis TRS Water Melambung, Permintaan Galon Diprediksi Naik 3 Kali Lipat Tahun 2026

9
×

Bisnis TRS Water Melambung, Permintaan Galon Diprediksi Naik 3 Kali Lipat Tahun 2026

Share this article
TRS Water
(dok : Perumda TRS)

SUBANG, Elshifa.net – Ekspansi bisnis Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) melalui produk air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek TRS Water menunjukkan tren positif yang signifikan. Sejak resmi diluncurkan pada Oktober 2024, kehadiran produk lokal ini mendapat respons hangat dari pasar hingga mencatatkan angka penjualan yang terus meroket.

Berdasarkan data performa tahun 2025, divisi pemasaran TRS Water sukses mendistribusikan sebanyak 9.670 karton yang terdiri dari kemasan 200 ml, 330 ml, dan 600 ml. Tak hanya itu, sebanyak 1.760 kemasan galon juga terserap pasar, dengan total akumulasi omzet mencapai Rp331 juta.

Memasuki tahun 2026, TRS Water diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan yang jauh lebih besar, khususnya pada segmen kemasan galon. Faktor pendorong utama kenaikan ini berasal dari sektor industri, instansi pemerintahan, hingga pemenuhan kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah memperkuat infrastruktur untuk menyambut gelombang permintaan tersebut.

“Permintaan terus meningkat, terutama kemasan galon kami perkirakan akan melonjak tiga kali lipat. Kami sedang mempersiapkan gudang dan armada. Salah satu industri saja ada yang minta dikirim 500 galon per minggu,” kata Lukman Nurhakim dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Lukman bersyukur atas tingginya respons pasar terhadap AMDK milik Perumda TRS. Pencapaian ini menurutnya merupakan bukti nyata dari kepercayaan masyarakat serta dedikasi tim pemasaran di lapangan.

Ia memiliki visi besar agar TRS Water mampu bersaing di pasar nasional sebagai produk lokal yang unggul, seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang kini lebih memilih air kemasan untuk kebutuhan harian.

“Dinas instansi sudah bertahap menggunakan produk TRS Water, permintaan juga datang dari organisasi berjaring seperti DMI, FKDT, Bumdes, koperasi dan lainnya sudah berdatangan untuk bekerjasama pemasaran,” tandas Lukman.

Kehadiran TRS Water bukan sekadar produk baru, melainkan strategi diversifikasi usaha Perumda TRS untuk memperkuat pendapatan (revenue) serta memperkokoh eksistensi BUMD dalam bisnis ritel. Untuk menjamin kualitas layanan, manajemen melakukan pemisahan struktur operasional secara profesional.

“Kami terus melakukan pembenahan manajemen, SDM yang mengelola penjualan AMDK terpisah dari tim yang lain yang dipimpin oleh seorang manajer. Sistem pergudangan, penjualan dan promosi terus dibenahi. TRS Water juga sudah tersedia di e-katalog,” pungkasnya.

Dengan masuknya TRS Water ke dalam e-katalog, akses pengadaan bagi instansi pemerintah kini menjadi lebih mudah, sekaligus mempercepat langkah TRS Water untuk menjadi pemimpin pasar AMDK di wilayah Subang dan sekitarnya.

Sumber : Lampusatu.com