SUBANG – Momen haru dan bahagia akan segera menyambut keluarga jemaah haji asal Kabupaten Subang. Rombongan yang tergabung dalam Kloter 8 dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, pada Sabtu (21/06/25) sekitar pukul 13.00 WIB.
Setelah menyentuh tanah air, para jemaah tak langsung pulang ke kampung halaman. Mereka terlebih dahulu akan diarahkan menuju Asrama Haji Indramayu untuk menerima oleh-oleh spiritual dari Tanah Suci, yaitu air zam-zam.
“Di Asrama Haji Indramayu akan dibagi air zam-zam. Baru setelah itu langsung diberangkatkan ke Subang,” kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Subang, Rozak, saat dihubungi Rabu (18/06/25).
Baca Juga : Perkuat Pelayan Publik, KemenPANRB dan Komisi II DPR RI Tinjau MPP dan RSUD Subang
Perjalanan menuju Subang diperkirakan akan memakan waktu hingga malam hari. Rozak menyebutkan, kedatangan jemaah di Subang kemungkinan berlangsung antara pukul 21.00 hingga 22.00 WIB, tergantung kondisi lalu lintas dan waktu transit di Indramayu.
Setibanya di tanah kelahiran, perhatian terhadap kesehatan para jemaah tetap menjadi prioritas. Dinas Kesehatan Kabupaten Subang telah menyiapkan tim untuk melakukan pemantauan selama dua pekan ke depan.
“Itu sifatnya kunjungan (pengecekan) dari pihak Dinkes, langsung dicek ke rumah para jemaah,” jelas Rozak.
Baca Juga : PKS Odyssey’25 : Petualangan Imajinatif Siswa SMAN 1 Subang Menjelajah Dunia Kreativitas
Sementara itu, kesiapan bandara dalam menyambut gelombang kepulangan jemaah juga menjadi sorotan. Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir, memastikan bahwa 13 bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura telah bersiap, termasuk Bandara Kertajati.
“Sebanyak 13 bandara yang dikelola InJourney Airports siap menyambut momen istimewa ini. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik di bandara saat jemaah haji tiba di tanah air,” kata dia, dikutip Antara.
Baca Juga : Subang Ngabret ! Layanan KTP-KK Kini Deket, Cukup di Kecamatan Mulai Agustus
Kesiapan tersebut mencakup segala aspek, mulai dari alur kedatangan penerbangan debarkasi, pengaturan waktu di bandara, penyediaan area parkir khusus pesawat haji, hingga pengaturan bus yang akan mengantar para jemaah ke asrama haji.
“Untuk turut menjaga kebahagiaan ketika bertemu kembali dengan keluarga,” pungkasnya.
Sumber : cluetoday.com