Berita

InAgroFest 2025 Hadirkan Semangat Inovasi dan Kewirausahaan Mahasiswa Pertanian Subang

94
×

InAgroFest 2025 Hadirkan Semangat Inovasi dan Kewirausahaan Mahasiswa Pertanian Subang

Share this article
35 Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi saat enghadiri sekaligus membuka kegiatan Marketing Day InAgroFest 2025
Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi saat enghadiri sekaligus membuka kegiatan Marketing Day InAgroFest 2025 pada Sabtu, (12/7/2025)

SUBANG – Kegiatan InAgroFest 2025 sukses digelar oleh mahasiswa D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (POLSUB) di halaman Kantor Bupati Subang pada Sabtu (12/7/2025). Bertajuk “Dari Ide Kecil, Ciptakan Perubahan Besar”, acara ini menjadi ajang unjuk karya sekaligus ruang belajar nyata bagi mahasiswa dalam dunia pemasaran, inovasi produk, dan kewirausahaan.

InAgroFest 2025 merupakan bagian dari pendekatan project-based learning yang diusung Jurusan Pertanian POLSUB untuk mendorong mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia usaha. Melalui kegiatan ini, berbagai produk hasil olahan pertanian karya mahasiswa dipamerkan kepada masyarakat luas sebagai bentuk penguatan eksistensi kampus di tengah komunitas Subang.

Baca Juga : Kajian dengan Sentuhan Psikologis Jadi Tren Baru di Kalangan Muslimah

Ketua Jurusan Pertanian POLSUB, Laras Sirly Safitri, menjelaskan bahwa InAgroFest kini memasuki penyelenggaraan tahun kedua. Tujuannya tidak hanya sekadar ajang pameran, tetapi juga strategi untuk meningkatkan minat terhadap jurusan pertanian yang selama ini masih kurang diminati.

Hal senada disampaikan Direktur POLSUB, Oyok Yudianto, yang menegaskan bahwa event ini merupakan bentuk nyata dari penerapan pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengalami langsung bagaimana membangun produk, mengenal pasar, dan mengembangkan keterampilan komunikasi bisnis,” ujar Oyok.

Baca Juga : Komunitas Ada Jalan Pulang Gelar Kajian Deeptherapy Yang Menggetarkan Emosi Peserta

Dalam pembukaan acara, para tamu undangan memberikan apresiasi terhadap semangat inovatif mahasiswa yang tergambar dalam setiap karya yang dipamerkan. Disampaikan pula bahwa lulusan pertanian diharapkan tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga menjadi wirausahawan muda yang inspiratif, mampu mengolah potensi lokal menjadi nilai tambah yang bernilai ekonomi.

“Tidak cukup hanya menjadi produsen. Anak muda pertanian harus paham perilaku konsumen, bisa mengemas nilai tambah produk, dan memasarkan keunggulan lokal ke pasar lebih luas,” demikian disampaikan dalam sambutan.

Baca Juga : Dampak Larangan Study Tour, D’Castello Subang Alihkan Fokus ke Segmen Korporat

Lebih lanjut, acara ini juga menjadi momentum penting untuk mengubah persepsi generasi muda terhadap sektor pertanian yang sering kali dianggap tidak menjanjikan. Sebaliknya, pertanian justru merupakan sektor yang terus dibutuhkan, dan menyimpan potensi besar secara ekonomi dan sosial.

“Selama manusia membutuhkan pangan, pertanian akan selalu relevan dan bertahan. Ini kesempatan besar bagi generasi muda untuk mengambil peran penting di dalamnya.” (HM)