BeritaSubang

Soroti Dugaan Pembunuhan, Polres Subang Dalami Kasus Penemuan Mayat Mengenaskan di Kebun Wantilan

27
×

Soroti Dugaan Pembunuhan, Polres Subang Dalami Kasus Penemuan Mayat Mengenaskan di Kebun Wantilan

Share this article
Soroti Dugaan Pembunuhan Polres Subang Dalami Kasus Penemuan Mayat Mengenaskan di Kebun Wantilan
Foto : Kasatreskrim Polres Subang AKBP Bagus Pantuntun. (dok.Ist).

SUBANG, Elshifa.net – Penyelidikan kasus penemuan mayat pria asal Toraja di wilayah Kabupaten Subang masih terus berlanjut. Kepolisian memastikan proses pengungkapan dilakukan secara mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono melalui Kasat Reskrim Polres Subang AKP Bagus Panuntun menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan rangkaian penyelidikan lanjutan.

“Autopsi terhadap jenazah korban telah dilakukan dan sementara ditemukan adanya unsur kekerasan, meski motif pasti masih dalam pengembangan,” ungkap Kasatreskrim Polres Subang dalam keterangannya, dikutip di Polopos.com.

Korban diketahui bernama Hengky Rumba (66). Ia merupakan warga Toraja yang selama ini bekerja sebagai konsultan dan berdomisili di Jakarta. Informasi tersebut diperoleh dari hasil identifikasi kepolisian serta keterangan pihak keluarga.

Kerabat korban, David Allorerung, menyebut Hengky selama ini tinggal dan beraktivitas di Jakarta. Pihak keluarga mengaku belum mengetahui alasan korban berada di wilayah Subang sebelum peristiwa tersebut terjadi.

“Beliau kerja sebagai konsultan di salah satu perusahaan di Jakarta. Kami belum tahu kenapa beliau ada di Subang. Kita tunggu perkembangan penyelidikan dari Polisi,” ujarnya.

Dari hasil penelusuran sementara, aparat kepolisian juga mengamankan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV menunjukkan korban sempat melintas seorang diri menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di area kebun. Sepeda motor serta ponsel milik korban diketahui tidak ditemukan di lokasi dan diduga hilang.

Jasad korban pertama kali ditemukan pada Sabtu (3/1/2026) siang oleh seorang anak kecil yang hendak memetik buah nangka bersama ayahnya. Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena kondisi jasad korban yang mengenaskan.

Dugaan kuat adanya tindak pidana pembunuhan membuat kasus ini menjadi perhatian publik. Penanganan aparat penegak hukum pun disorot, seiring harapan masyarakat agar peristiwa tersebut segera terungkap secara terang.

Sumber : Lampusatu.com