BeritaJawa Barat

Hasil Survey, Dishub Jabar Perkirakan 37 Juta Pemudik Akan Masuk Wilayah Jawa Barat

500
×

Hasil Survey, Dishub Jabar Perkirakan 37 Juta Pemudik Akan Masuk Wilayah Jawa Barat

Share this article
Perkiraan 37 Juta Pemudik Akan Masuk Wilayah Jabar

SUBANG, Elshifaradio.com – Dinas Perhubungan Jawa Barat memperkirakan sebanyak 37 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jabar pada arus mudik 1445 Hijriah.

Perkiraan 37 Juta Pemudik Akan Masuk Wilayah Jabar

Kepala Dishub Jabar, A Koswara mengatakan, berdasarkan hasil survei sedikitnya ada 37 juta pemudik dari berbagai tujuan akan melintasi wilayah Jabar pada arus mudik nanti.

“Potensi pergerakan di Jabar sekitar 37 juta. Itu terdiri dari yang masuk ke Jabar karena Jabar ini wilayah lintasan (jalur mudik) kemudian juga pergerakan internal kabupaten dan kota,” ujar Koswara, saat dihubungi, Sabtu (30/3/2024).

Dia mengatakan, ada perbedaan pengertian mudik antara pemerintah pusat dengan Pemprov Jabar.

Secara umum, pemerintah pusat mendefinisikan mudik yakni pergerakan orang dalam jumlah besar dari satu daerah ke daerah lainnya.

Sedangkan di Jabar, pergerakan orang antar Kabupaten dan Kota pun dihitung sebagai mudik. Namun, demikian secara akumulatif nilai potensi pergerakan tetap sama.

“Beda dengan Kementerian Perhubungan definisi mudik kita ini kalau di Jabar mudik antar kabupaten atau kota disebut mudik itu perbedaanya,” ujar dia. .

“Juga klastering asal tujuannya, kalau Bodebek itu Kemenhub mengakategorikan satu klaster untuk berangkat mudik. Di Jabar, Bodebek bagian dari Jabar,” kata Koswara.

Dishub Jabar pada arus mudik nanti telah menyiapkan langkah strategis untuk mengantisipasi dampak bencana alam.

Antisipasi ini dilakukan mengingat ada 191 titik rawan bencana di jalur mudik Jabar. Adapun potensi bencana yang menghantui para pemudik semisal longsor, banjir hingga jalan amblas.

Koswara mengatakan, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di Jabar pada saat musim mudik lebaran.

Bahkan, di wilayah selatan Jabar, curah hujannya terpantau masih cukup tinggi.

Berita Terkait : Tiga dari Empat Pelaku Pencurian Besi Pembatas Jalan Tol Berhasil Ditangkap

Meski demikian, Dishub Jabar telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar dan instasi lainnya untuk mengantisipasi dampak bencana yang bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Untuk yang harus kita antisipasinya yang pengaruhnya terhadap askes jalan, khususnya itu. Ini kan menyangkut masalah lalu lintas,” terangnya.

“Dari Dinas Bina Marga juga sudah disampaikan kesiapannya jumlah armada dan alat berat yang disiagakan di pos kebencanaan di Bina Marga, tentu dengan kerja sama kabupaten dan kota,” tambah Koswara.

Sumber : lampusatu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *